Mencari Talent di Era Industri 4.0

Posted September 5th, 2019 in Article, Capacity Building, Events, In-House, News, Regular, Training

“Hari ini anak millenial, kurang dari 1 tahun sudah keluar. Lebih tidak sabar. Mereka tidak sesabar generasi sebelumnya. 2 bulan ga betah, mereka keluar

Kita harus mendesain lembaga agar menarik bagi SDM milenial. Bagaimana agar value lembaga masuk, pembelajaran dapat, dan mereka merasa challenge nya banyak.

Budget untuk SDM perlu ditingkatkan. Bukan hanya training, tetapi pengembangan SDM. Karna tiap orang perlu pengembangan SDM.

Ada 5 strategi menjaring talent di era milenial, yaitu (a) Pay & Benefit, (b) Potensi Pertumbuhan Lembaga, (c) Nama Besar, (d) Career Prospect, dan (e) Sense of Entrepreneurship”, papar Fatchuri Rosidin, Head of Management Consulting DD CorpU.

“Membangun organisasi yang sehat diawali dengan proses rekrutmen dan seleksi yang tepat kepada orang yang tepat. Aset terbesar Lembaga Pengelola Zakat adalah amil. Bagian SDM harus zero telorance serta harus bisa memastikan bahwa sebuah posisi dalam organisasi diisi oleh orang yang tepat. Lebih baik atasan menjalankan double job, daripada posisi itu diisi oleh orang yang salah. Bukan hanya social cost tapi juga stupid cost yang akan dialami oleh lembaga. Waktu untuk memperbaikinya akan banyak menghabiskan bisnis proses”, tegas Citra Widuri, Managing Director LMI sekaligus Asesor Amil Ahli LSP Keuangan Syariah ini menjelaskan.

Ikuti Whatsapp Group Manajemen SDM dengan kuliah online Whatsapp secara periodik untuk membahas berbagai isu seputar problematika sumberdaya manusia

Admin @prasetyow_id +6281931532099

Share the article
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Twitter
    Berikan Komentar Terbaik Anda!