Yang Bertahan di Era Covid-19

Posted Juni 22nd, 2020 in Article

Bagi para pemberdaya, para petani, peternak, UMKM apakah harus sudah perlu mengantisipasi sejak dini akan dinamika yang terjadi saat ini? Apakah perlu ada switching atau peralihan profesi ke tema-tema yang laku di masa krisis. Atau tetap bertahan menanti era darurat berakhir?

“Epos (energi positif) dari pemberdayaan ini gak boleh padam. Sebab ruh pemberdayaan ini pada hakikatnya adalah respon terhadap perubahan itu sendiri. Minimal berubah dari yang gak mau ngapa-ngapain menjadi mau ngapa-ngapain, agar yang tidak berdaya menjadi berdaya. Petani dan peternak sudah sering jadi pahlawan, walau sering gak dapat tanda jasa. Ingat masa resesi era memasuki tahun 2000? Sektor pertanian dan peternakan merupakan sektor yang mampu bertahan bahkan menjadi sektor tumpuhan bidang ekonomi.

Nah, UMKM ini yang perlu berbenah. Disituasi ini, peluangnya sangat terbuka untuk memperbaiki diri, bahkan bagi yang ingin memulai. Tentu tantangan yang utama adalah membangun kreativitas dan memunculkan kemauan yang kuat. Konon, memulai bisnis yang paling mudah adalah “membantu menyelesaikan kebutuhan orang lain”. Ya, memulai dari situ saja. Seperti ojek payung. Menyeberangkan orang lain dari gedung ke gedung, atau dari gedung ke mobil. Bagi temen-temen yang diuji dengan pemutusan hubungan kerja, pandemi ini adalah ujian dan belum kiamat. Walau switching dari pegawai menjadi pengusaha tentu tidak semudah membalik tangan. Tetapi pengalaman selama menjadi pegawai mestinya bisa dipakai sebagai awal untuk memulai sesuatu. Daripada menunggu sesuatu yang tidak pasti. Entah sampai kapan pandemi ini akan berlangsung?” .

@jodijigo, Direktur Eksekutif @masyarakatmandiri menjelaskan dalam Kuliah WhatsApp School of Empowerment 22 April 2020. Social Enterprise of @dompetdhuafaorg

In picture: Startup Pertanian Indonesia | Hulu Hilir Pertanian di Era Covid-19 | Momentum 2 Hari Raya Muslim

by @info_imz

Prasetyo Wibowo
Manager Training and Business Development IMZ
IG @prasetyow_id

Share the article
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Twitter
    Berikan Komentar Terbaik Anda!